Gulkarmat Jaktim Bentuk SKKL di RW 04 Pondok Ranggon

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Jumat (20/8), membentuk sistem ketahanan kebakaran lingkungan (SKKL) di RW 04 Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung.

Pembentukan SKKL ini diisi dengan kegiatan pelatihan penanggulangan kebakaran yang diikuti 40 peserta terdiri dari karang taruna, kader TP PKK, dasawisma dan juru pemantau jentik (Jumantik).

Kasi Pencegahan Penanggulangan Kebakaran Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Edi Parwoko mengatakan, dalam pelatihan ini, peserta dilatih cara memadamkan kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan (Apar), handuk dan hidran.

Menurut Edi, wilayah RW 04 ini memiliki satu unit sepeda pemadam kebakaran yang dilengkapi gerobak untuk mengangkut tangki air berkapaitas 300 liter. Alat ini disiapkan untuk melakukan pemadaman api jika terjadi kebakaran di pemukiman padat dan akses jalannya sempit.

"Inti dari kegiatan ini adalah pembentukan SKKL di RW 04 Pondok Ranggon. Karena masih banyak warga belum paham cara menggunakan snozel dan pompa hidran maka kita sekaligus memberikan pelatihan pada mereka," kata Edi.

Edi menambahkan, dalam kesempatan tersebut pihaknya memberikan bantuan empat rol selang ukuran 2,5 inci yang panjangnya masing-masing 20 meter. Selain itu juga ada bantuan satu unit snozel mini untuk pemancar air saat dilakukan pemadaman kebakaran.

"Pemberian materi penanggulangan kebakaran wajib diberikan saat dibentuknya SKKL," tukasnya.

Ketua RT 05/04 Pondok Ranggon, Mintra, mengaku senang pihak Sudin Gulkarmat merespon permohonan mereka untuk diadakan pelatihan dan pembentukan SKKL ini.  

"Pembentukan SKKL dan pelatihan penanggulangan kebakaran ini memang sangat dibutuhkan warga," tandasnya.