Kasus Kebakaran di Wilayah DKI Jakarta Turun 31 Persen

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan, kasus kebakaran yang terjadi mengalami penurunan signifikan.

“Alhamdullilah penurunan frekuaensi kebakaran mencapai 31 persen,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2020 ada sebanyak 1505 kasus kebakaran. Jumlah itu menurun apabila dibandingkan dengan tahun 2019 dimana terjadi 2183 kasus kebakaran.

Penurunan jumlah kasus kebakaran jadi bukti efektivitas dari sosialisasi pencegahan kebakaran di wilayah DKI Jakarta.

Selain itu pada tahun 2020 terjadi peningkatan pada penanganan kebakaran yang dilakukan oleh masyarakat.

Dimana pada tahun 2020 kebakaran yang dapat ditangani oleh masyarakat sebesar 9.1 persen. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 1.4 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar 7.1 persen.

Satriadi juga menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Pasalnya masa pandemi Covid-19 membuat masyarakat harus bekerja dari rumah dam kewaspadaan kebakaran perlu ditingkatkan lagi.

“Selalu melakukan kontrol pada kompor gas dan instalasi listrik, serta tidak meninggalkan rumah tanpa mematikan peralatan elektronik,” ucapnya.